Keberhasilan KSP Nusantara dalam Meningkatkan Pelayanan Kepada Anggotanya
BAB IX
Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat dari Sisi Anggota
9.1 Efek-Efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual /pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
a. Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
b. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan dibanding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain diluar koperasi.
Menurut Analisa saya, Koperasi Simpan Pinjam Usaha Mandiri sudah sesuai dengan penjabaran diatas. Dengan bukti sebagai berikut :
a. Koperasi dimiliki secara bersama oleh anggotanya dengan baik dan kedudukan yang sama sesuai dengan kebutuhan anggotanya dengan jasa yang ditawarkan yaitu simpan pinjam,
b. Sebagai pengguna jasa, anggota dapat meminjam di koperasi tanpa harus memenuhi persyaratan yang kompleks seperti di bank secara umum yang dimana harus menyediakan jaminan atau agunan untuk mendapatkan pinjaman di bank. Bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih kecil dibandingkan harus meminjam di Bank yaitu kurang dari 10 persen dari total pinjaman.
9.2 Efek Harga dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.
Comments
Post a Comment